ANALISA KAPASITAS TAMPUNGAN EMBUNG GROJOGAN PLANDAAN JOMBANG UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA JARINGAN IRIGASI TERSIER

DENNI, ADI SETIAWAN (2021) ANALISA KAPASITAS TAMPUNGAN EMBUNG GROJOGAN PLANDAAN JOMBANG UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR IRIGASI PADA JARINGAN IRIGASI TERSIER. Other thesis, Universitas Darul Ulum.

[img] Text (Abstract)
S1-2021-162322201039-Abstract.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (343kB)
[img] Text (Bab I Introduction)
S1-2021-162322201039-Bab I Introduction.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (165kB)
[img] Text (Bibliography)
S1-2021-162322201039-Bibliography.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (305kB)
[img] Text (Full Report)
S1-2021-162322201039-Full Report.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (15MB) | Request a copy

Abstract

Embung, waduk atau bendungan kecil merupakan suatu bangunan konservasi air berbentuk kolam untuk menampung air hujan dan air limpasan (run off) yang diharapkan dapat mendukung penyediaan air irigasi untuk pengairan tanaman pertanian dimusim hujan maupun kemarau. Penelitian ini akan melakukan analisis kapasitas tampungan embung grojogan Plandaan Jombang untuk memenuhi kebutuhan air irigasi pada jaringan irigasi tersier, karena penduduk setempat setiap menanam palawija atau pada waktu musim kemarau selalu kekurangan air.
Analisis ini dilakukan dengan menganalisis debit banjir (Q10), ketersediaan air dan kebutuhan air di daerah irigasi embung grojogan. Analisis debit banjir (Q10) menggunakan metode Der Weduwen, ketersediaan air menggunakan rumus probabilitas dari persamaan weibull untuk mencari debit andalan 80% (Q80). Sementara untuk kebutuhan air irigasi dihitung dengan mencari curah hujan andalan, curah hujan efektif per jenis tanaman, evapotranspirasi potensial, kebutuhan air untuk pengolahan lahan, perkolasi, WLR, Etc, NFR dan DR.
Dari hasil analisis diperoleh debit banjir (Q10) sebesar 17,08 m3/det dan kapasitas tampungan awal sebesar 332.975,10 m3 sementara kebutuhan air di daerah irigasi embung grojogan sebesar 735.214,28 m3. Berdasarkan hasil dari ketersediaan air dan kebutuhan air didapatkan Water Balance (neraca air) di daerah irigasi embung grojogan dengan kondisi DEFISIT sebesar 402.239,18 m3. Sehingga dilakukan perluasan tampungan embung dengan luas 339.404 m2 dan ketinggian rata – rata 4,35 m’. Dari perluasan tersebut kapasitas tampungan baru menjadi tercukupi yang akan mampu menampung debit banjir (Q10) sebesar 17,08 m3/det serta akan mampu untuk memenuhi kebutuhan air irigasi sebesar 735.214,28 m3.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
University Structure > Fakultas Teknik > Teknik Sipil
University Structure > Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Yusuf Salbiyah
Date Deposited: 25 Oct 2021 01:08
Last Modified: 25 Oct 2021 01:08
URI: http://repository.undar.ac.id/id/eprint/1778

Actions (login required)

View Item View Item